MUHARRAM DAN ASURO ditulis oleh: SOBRI PENGAWAS PAI


MUHARRAM DAN ASURO ditulis oleh: SOBRI PENGAWAS PAI

Bulan Muharram dalam Islam adalah bulan perdana tahun Hijriah, sekaligus sebagai Awal Kalender Tahun Hijriah. Bulan Muharram termasuk bulan istimewa yang memiliki karakteristik keistimewaan antara lain adalah :

  1. Termasuk empat bulan yang suci, yaitu bulan Dzul Qaidah, Dzul hijjah, Muharram, dan Rajab.
  2. Syahrullah ( Bulan Allah), artinya dalam bulan ini kita tidak dibenarkan sedikitpun menciptakan komflik atau peperangan
  3. Bulan Muharram bulan yang paling mulia setelah bulan Ramahdan
  4. Memiliki satu hari yang sangat di mulyakan oleh Allah, yang cukup populer yaitu “ Hari Asuro “


Istilah Asuro, yaitu hari ke 10 pada bulan Muharram. Hari Asuro memiliki historis yang cukup signifikan , karena diundangkannya untuk pertama sekali sebagai hari berpuasa dalam sejarah Islam. Hari Asuro juga memiliki korelasi dengan beberapa peristiwa penting yang dialami oleh para Nabiyullah.

Berdasarkan hadits yang dicatat oleh Imam al-Ghazali (450 H/1058 M – 505 H/111 M), pada hari Asuro dalam  tahun yang berbeda terjadi juga beberapa peristiwa penting lain yang berkaitan dengan penciptaan Arasy, Langit, Bumi, Matahari, Bulan, dan Bintang, serta Surga.

Bagi golongan Syiah, Asuro menjadi simbol keagamaan atas terbunuhnya HUSEIN bin ALI  (4 H/626 M – 61 H/680 M) yang dikenal dengan Peristiwa “ Karbala

Karbala adalah sebuah Kota  yang terletak sekitar 140 KM dari Baghdad (Irak), Asuro memiliki arti khusus bagi kaum Syiah. Pada hari itu, tahun 680 M/ 61 H, Husein bin Ali bin Abi Thalib terbunuh di padang Karbala oleh pasukan Yazid bin Mu’awiyah, khalifah Umayyah di Suriah.

Karena Husein menunjukkan pengorbanan yang tak ternilai atau luar biasa pada saat itu.  Akibatnya timbul semacam rasa bersalah dan semangat penebusan yang menggelora di kalangan kaum Syiah, demi menjunjung tinggi kewibawaan Husein dan keluarga Nabi SAW.

Perasaan itu akhirnya menumbuhkan hasrat atau motivasi untuk selalu memperingati hari Asuro tersebut.  Pada awalnya Asuro diperingati secara sederhana, yakni dengan cara berziarah ke tempat peristiwa Karbala, Irak. Kota ini adalah salah satu tujuan ziarah kaum Syiah. Di Mausoleum ini sebenarnya hanya terbaring tubuhnya saja, sedangkan kepalanya ada di Masjid Husein, Kairo Mesir.

Namun lama kelamaan peringatan itu membudaya dan berkembang sehingga dilakukan secara besar-besaran dengan memakai pakaian berkabung, dan memperbanyak sedekah, dan juga sering dipentaskan drama massal yang mencerminkan episode kematian Husein, penyesalan, dan kesiapan berkorban.

Pada hari ASURO juga ada  kejadian terhadap beberapa Nabiyullah antara lain adalah :

  1. Nabi Adam diciptakan, bertaubat, dan masuk Sorga
  2. Nabi Idris diangkat ke tempat yang tinggi
  3. Nabi Nuh merapat dengan bahteranya di bukit Judi
  4. Nabi Ibrahim dilahirkan dan diselamatkan dari api unggun
  5. Nabi Ya’qub disembuhkan kembali dari penyakit mata
  6. Nabi Yusuf dikeluarkan dari kurungan atau penjara
  7. Nabi Musa diselamatkan, Fir’un ditelan gelombang laut
  8. Nabi Sulaiman diberi kerajaan besar
  9. Nabi Yunus dikeluarkan dari perut Ikan
  10. Nabi Isa dilahirkan dan diangkat ke Langgit

Di Indonesia dampak Asuro juga dirayakan dengan upacara “ Tabut “  yang terdapat di daerah Bengkulu dan Pariaman (Sumatera Barat). Tabut di buat dari batang pisang, disusun dan dihiasi bunga dengan beraneka warna, dirayakan dengan jamuan makan dan arak-arakan. Setelah upacara selesai, Tabut dibawa ke pinggir pantai sambil diiringi teriakan “ Hayya Husein, Hayya Husein ! (Hidup Husein) “ sebagai tanda upacara sudah selesai, Tabut kemudian dibuang ke Laut.

Asuro memiliki banyak keutamaan, hal ini berdasarkanpada sabda Nabi Muhammad SAW : 

  1. Barang siapa melapangkan keluargannya pada hari Asuro niscaya Allah melapangkannya sepanjang tahun itu. (HR al-Baihaki)
  2. Kaum muslimin dianjurkan berpuasa pada hari Asuro “ Sesungguhnya hari Asuro termasuk hari-hari yang dimuliakan oleh Allah Saw.
  3. Dalam hadits lain dikatakan “ Puasa pada hari Asuro dapat menghapuskan dosa  kita satu tahun yang lalu (HR : Muslim dan Abu Qatadah)
  4. Puasa Asuro tidak  diwajibkan oleh Nabi SAW “ Sesungguhnya hari ini adalah hari Asuro, tidak diwajibkan kamu berpuasa, tapi saya berpuasa. Barangsiapa ingin berpuasa, berpuasalah, dan barang siapa tidak ingin berpuasa, hendaklah berbuka (HR Bukhori Muslim)

Hikmah Puasa Secara Umum menurut beberapa sumber referensi penulis baca  anatra lain adalah :

  1. Upaya Peremajaan terhadap Sel-sel kulit
  2. Dapat Mengencangkan kulit
  3. Mengeluarkan racun dalam tubuh manusia
  4. Memberikan jeda untuk organ pencernaan
  5. Dapat Menurunkan kadar lemak
  6. Dapat Mempercantik kaum wanita secara alami
  7. Dapat Menenangkan jiwa dan perasaan
  8. Mampu mengendalikan hawa nafsu
  9. Lebih peka/Impati terhadap lingkungan
  10. Motivasi Lebih banyak untuk beramal

Demikian pembahasan artikel ini semoga ada manfaatnya bagi pembaca dan pendengar, dan terima kasih.

 

 


 

Halaman ini diproses dalam waktu : 0.527 detik
Diakses dari ip address: 3.238.4.24
Best Viewed with Mozilla Firefox 1366x768
Copyright © 2017 Subbag Informasi dan Humas Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi - Allright Reserved